Pidato, cerama, atau khotbah merupakan bentuk komunikasi  satu arah berupa pengungkapan gagasan dan pikiran pembicara tentang suatu hal kepada banyak orang dan tidak mendapatkan tanggapan langung dari pendengar.

Khotbah adalah pidato atau ceramah yang berkaitan dengan  agama, misalnya khotbah Jumat di masjid bagi umat Islam, atau khotbah bagi umat Nasrani di gereja, dan sebagainya.

Hal yang harus dimiliki bagi orang yang akan berpidato, berceramah, atau berkhotbah antara lain (a) menguasai bahasa secara baik dan benar (b) memiliki keberanian untuk berbicara di depan publik, dan (c) mampu menyampaikan gagasan secara lisan dengan baik dan komunikatif.

Beberapa metode dalam berpidato ada sebagai berikut.

a.  metode serta merta/spontanitas:  berdasarkan kebutuhan sesaat, tanpa persiapan yang cukup. hal ini tergantung dari kemampuan si pembicara.

b.  metode menghafal: dilakukan dengan persiapan yang matang. Dalam artian materi yang akan disampaikan harus dihafalkan.

c.   metode naskah: dilakukan dengan membaca naskah yang sudah dipersiapkan.

d. metode ekstemporal: dilakukan dengan mempersiapkan poin-poin yang akan disampaikan, untuk kemudian dikembangkan berdasarkan situasi dan kondisi.

Langkah-langkah berpidato:

1. merumuskan topik dengan: menyusun kata pembukaan dengan memilih kata-kata yang sesuai dengan daya tangkap dan situasi dan kondisi saat berpidato.

2. merumuskan tujuan yang meliputi: informatif, persuasif, dan rekreatif.

3. mengembangkan bahasan ke dalam kerangka pidato yang memuat: pembukaan, isi, dan penutup.

4. mengumpulkan bahan sebagai sumber refrensi pidato.

5. latihan meliputi:penguasaan materi dan penghayatan.

Ciri-ciri pidato yang baik:

a.  materi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan.

b. misi materi aktual dan tidak rumit.

c. cara penyampaiannya jelas dan terstruktur.

d. gaya penyampaiannya segar dan menghidupkan suasana.

 

 

 

About these ads

About gmsukawidana

Gm. Sukawidana, penyair yang lebih lekat dengan predikat gelandangan ini sesungguhnya seorang guru di sebuah SMP di Denpasar sejak tahun 1982.Mulai menulis puisi sejak kelas 2 SPG Negeri Denpasar. Tulisannya tersebar di berbagai media lokal maupun luar daerah sperti Bali Post, Nusa Tenggara, Swadesi, Mutiara, Simponi, Pedoman, Nafiri, Berita Buana, Republika, dll. Aktif di Sanggar Minum Kopi, saat ini masih setia mengasuh sanggar Cipta Budaya SMP Negeri 1 Denpasar. Puisinya terhimpun dalam antologi Upacara Tengah Hari, Upacara Senja Upacara Tanah Moyang, dan Lukisan Magis Tanah Bali (bersama Lilik Mulyadi dan Putu Sujana).

9 responses »

  1. Hesa Respati Haditama mengatakan:

    Maaf pak, saya masih kurang mengerti yang dimaksud dengan langkah-langkah berpidato yaitu misi materi aktual dan tidak rumit. Mungkin bapak bisa memberikan penjelasan kepada saya. Terimakasih.

    • gmsukawidana mengatakan:

      saya sudah memberikan balasan, ada masalah?

    • gmsukawidana mengatakan:

      Misi materi aktual artinya menyampaikan sesuatu dalam pidato hendaknya selalu dikaitkan dengan situasi dan kondisi yang tengah menjadi isu atau sorotan masyarakat. hal itu dikaitkan dengan pidato inti. Tidak rumit artinya penyampaiannya harus sistematis, sesuai dengan urutannya. Bahasa yang digunakan hendaknya jelas(dalam bahasa lisan) kalimat harus efektif.

  2. Hesa Respati Haditama mengatakan:

    Terimakasih atas penjelasannya pak. Saya masih menunggu materi-materi baru yang bapak posting.

  3. Kanya Ritawari mengatakan:

    Bapak, saya belum mengerti perbedaan antara ceramah dan khotbah. Bisa Bapak jelaskan lebih detil? Terima kasih.

    • gmsukawidana mengatakan:

      ceramah erat kaitannya dalam penyampaian suatu informasi (sama dg pidato), tapi ceramah biasanya dilakukan di ruang tertutup dengan peserta yang mempunyai tujuan atau kepentingan yang sama terhadap isi ceramah itu(tentang apa ceramah itu), sedangkan pidato pada umumnya di ruang terbuka, dan peserta atau pendengarnya dari berbagai kalangan (secara umum)..

      • gmsukawidana mengatakan:

        khotbah, juga penyampaian informasi, tetapi sifatnya untuk kelompok homogin, dalam hal ini berkaitan dengan agama. maka khotbah biasanya dilakukan di gereja, mesjid, dll.

  4. Melinda Prabamitha mengatakan:

    maaf pak, bisa tolong jelaskan tentang struktur pidato ? karena saya kurang mengerti tentang strukturnya. Terimakasih.

    • gmsukawidana mengatakan:

      struktur pidato: (a) pembukaan berisikan salam penyapa, latar belakang penyampaian pidato (dalam rangka apa?), (b) isi, beriksikan apa maksud dan tujuan pidato itu disampaikan serta hal-hal lain yang dianggap perlu, tapi masih ada kaitannya dengan dalam rangka apa itu, dan (c0 penutup berisikan pesan dan harapan.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s